Implementasi Nilai Persatuan dalam Bergotong Royong di Masyarakat Desa Anggaswangi Sukodono Sidoarjo

Isi Artikel Utama

Idham Amirulloh
Muhammmad Syafi'il Anam
Mujito Mujito
Suwito Suwito
Rio Saputra
Rommy Hardyansah
Dharma Setiawan Negara

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku gotong-royong sebagai katarsis identitas nasional yang sedang ditinggalkan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan kajian pustaka sebagai landasan utama pengumpulan data. Saat ini, kecenderungan meninggalkan budaya kolektif semakin mencuat, terlihat dari masyarakat yang mulai acuh terhadap kepentingan umum dan lebih memprioritaskan kepentingan pribadi. Perilaku gotong–royong, yang dahulu menjadi semangat budaya kolektif, dapat dihidupkan kembali. Perilaku ini mencakup saling membantu, mengekspresikan solidaritas, dan menciptakan sinergi antar masyarakat. Dengan strategi ini, nilai–nilai kolektivitas yang mulai pudar dapat diperkuat kembali, serta menegakkan perilaku gotong – royong yang pernah ada. Pentingnya menghidupkan kembali nilai dan perilaku gotong royong untuk mengembalikan jati diri bangsa Indonesia ke jalur yang semestinya.

Rincian Artikel

Bagian
Articles

Referensi

Akmal, D. Kurniawan, D. Darmawan, & A. Wardani. (2015). Manajemen Pendidikan. IntiPresindo Pustaka, Bandung.

Darmawan, D., S. Arifin, & A. R. Putra. (2018). Teknik Komunikasi. Metromedia, Surabaya.

Darmawan, D., F. Issalillah, E. Retnowati, & D. R. Mataputun. (2021). Peranan Lingkungan Sekolah dan Kemampuan Berkomunikasi Guru terhadap Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Simki Pedagogia, 4(1), 11-23.

Darmawan, D. & R. Mardikaningsih. (2022). Hubungan Kecerdasan Emosional dan Hasil Belajar Dengan Kualitas Komunikasi Mahasiswa Fakultas Ekonomi. ARBITRASE: Journal of Economics and Accounting, 3(1), 45-49.

Djazilan, M. S. & M. Hariani. (2022). Implementation of E-Learning-Based Islamic Religious Education. Bulletin of Science, Technology and Society, 1(2), 14-21.

Jalaluddin, J., & A. Abdullah. (2011). Filsafat Pendidikan Manusia, Filsafat, dan Pendidikan. PT Grafindo Persada, Jakarta.

Koenjtraningrat, K. (1985). Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembagunan. PT Gramedia, Jakarta.

Lembong, D., S. Hutomo, & D. Darmawan. (2015). Komunikasi Pendidikan. IntiPresindo Pustaka, Bandung.

Mardiasmo, D. & P. H. Barnes. (2015). Community Response to Disasters in Indonesia: Gotong Royong. A Double Edged-Sword in Proceedings of the 9th Annual International Conference of the International Institute for Infrastructure Renewal and Reconstruction, 301–307.

Mardikaningsih. R., E. A. Sinambela, D. Darmawan, S. Arifin, & A. R. Putra. (2022). Bakti Sosial dengan Pembagian Sembako Kepada Masyarakat Miskin di Kota Surabaya. Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum, 2(3), 127−130.

Subagyo, S. (2012). Pengembangan Nilai dan Tradisi Gotong Royong dalam Bingkai Konservasi Nilai Budaya. Indones. Indonesian Journal of Conservation, 1(1).

Suhadi, S. (1982). Pengertian Pancasila. Liberty, Yogyakarta.

Suprihatin, I. (2014). Perubahan Perilaku Bergotong Royong Masyarakat Sekitar Perusahaan Tambang Batu Bara di Desa Mulawarman, Kecamatan Tenggarong Seberang. Fak. Ilmu Sos. dan Ilmu Polit. Univ. Mulawarman, Kutai Kartanegara.

Ummat, L.S. & E. Retnowati. (2022). The Influence of Social Capital, Intrinsic Motivation, Self-Esteem on Student Learning Outcomes. Bulletin of Science, Technology and Society, 1(3), 25-30.

Wahyudi, I., D. Darmawan, & R. Mardikaningsih. (2018). Model Pembelajaran di Sekolah. IntiPresindo Pustaka, Bandung.